Archive for the ‘Curhat’ Category

I’m back…

Friday, August 1st, 2008

Yeah i’m back!!!…

Lho?, mang kemana selama ini?

Ga kemana-mana, heheh.., cuman ga punya mut (red: mood) buat nulis (alias malas). Bentar2, kebanyakan dari kita lebih suka bilang i’m back daripada Aku kembali, why? ya soalnya klo liat di pilm-pilm itu biasanya di genre action. Coba pilm indonesia, ga pernah tuh liat yang tiba-tiba keluar dan bilang dengan lantang seraya menepuk dada dan bilang “aku kembali”, kok keliatannya ga ada “raga”-nya gitu, makanya aku pilih judul yang ini.

Setengah bulanan waktu berlalu, berarti kini umurku udah dua pulih lima tahun tujuh belas hari (hari ini belom keitung lho, kan blom jam 00.00). Cepet yak waktu berlalu dan udah hampir dua taun aku lulus dari elektro itb. Trus udah ngapain aja kamu nok?, ga mau nikah?. Pertanyaan demi pertanyaan memang bertubi-tubi dan ga akan pernah ada habisnya. Tapi memang pertanyaan itu mau tidak mau, suka tidak suka, sebel ga sebel harus dijawab dengan sejujurnya, paling tidak jujur ama diri sendiri lah, heheh…

Jadi selama ini aku tuh kerjanya mainan proyek di bidang Informasi dan Teknologi, lebih tepatnya fokus di pengembangan website baik untuk profil perusahaan sampai aplikasi untuk membantu mempermudah kinerja sebuah organisasi baik profit maupun non profit. Ga pingin kerja?, sampai saat in, Alhamdulillah masih punya kekuatan mempertahankan diri untuk membuka usaha, sehingga setidaknya dari tanganku bisa menghidupi bukan cuman aku, tapi juga orang lain. Jujur, ngiler dengan pekerjaan yang gajinya fixed dan pasti diterima akhir bulan, selain itu ngelamar pekerjaan juga ga susah-susah amat dengan jaringan senior arus kuat dimana-mana. Eits, bentar ni yang lagi kuceritain bukan berarti nepotisme lho!, tolong dicatat dan digaris bawahi. Mana bisa?, ya bisa donk, coba renungkan saat sang senior melihat juniornya, secara tidak langsung senior tentu memahami apa yang dialami selama kuliah, dan apa yang -seminimalnya- didapat dari bangku kuliah. Jadi dari sini setidaknya seniornya udah tahu at least separuh lah klo ga mau dibilang banyak tahu tentang diri junior, dari sisi ilmunya, bukan kepribadiannya lho, catet. Yang nantinya disebut nepotisme itu kalo si junior ga punya kompetensi tapi diterima saja, apa kata dunia…

Balik ke pertanyaan. Ga mau nikah?, sapa sih yang ga mau nikah, semuanya pasti mau kecuali yang rada kurang :p. Jadi sekarang problemnya bukan ga mau nikah, tapi kapan dan sama siapa heheh….